0
Home  ›  Novel  ›  Novel Gema di Balik Riuh

Novel Gema di Balik Riuh

 

Sinopsis

Arkan adalah seorang digital konseptor dan ghostwriter berbakat yang lihai merangkai kata. Di balik layar, dialah otak di balik pidato-pidato memukau para tokoh publik dan pejabat. Namun, ironi besar hidup dalam dirinya: Arkan memiliki trauma masa kecil yang membuatnya mengalami demam panggung hebat (stage fright) dan panik setiap kali harus berbicara di depan umum. Dia adalah sang perakit senjata yang tidak pernah berani menembakkannya sendiri.

Kehidupan Arkan yang nyaman di dalam bayangan runtuh ketika Baskara, mentor sekaligus pelindungnya, tiba-tiba menghilang secara misterius tepat beberapa jam sebelum membuka forum kepemudaan internasional di Jakarta Convention Center (JCC). Di ambang keputusasaan dan tuntutan profesional, Arkan terpaksa mengambil keputusan nekat: menggantikan posisi Baskara di atas panggung utama.

Dalam sisa waktu yang krusial, Arkan bertemu dengan Citra, seorang barista eksentrik yang ternyata mantan aktivis debat. Citra membantu Arkan meruntuhkan "bahasa langit" yang biasa ia tulis, memaksa Arkan mengupas topeng formalitasnya untuk menemukan suara dan kejujuran dari dalam dadanya sendiri.

Namun, tepat sebelum melangkah ke lampu sorot panggung, Arkan tidak sengaja menemukan fakta mengejutkan di balik ruang VIP. Kehilangan Baskara bukanlah sebuah kecelakaan, melainkan sebuah konspirasi dan skenario sengaja yang dirancang untuk memaksanya keluar dari cangkang sembunyi.

Kini, dengan dada yang bergemuruh oleh rasa takut, amarah, dan harga diri yang terusik, Arkan harus berjalan menuju mikrofon. Di hadapan ribuan pasang mata dan sorot kamera, dia tidak hanya harus memenangkan panggungnya, tetapi juga membuktikan pada dunia—dan mentornya—bahwa suaranya bukan lagi sekadar gema milik orang lain.

Tema Utama Novel:

  • Self-Discovery & Growth: Perjalanan mengatasi ketakutan terbesar dalam diri dan menemukan otentisitas.

  • The Power of Words: Bagaimana komunikasi yang jujur dan membumi jauh lebih kuat daripada retorika yang kaku dan dibuat-buat.

Fans
Halo! Saya Irfan, warga biasa yang hobi menulis. Di blog, saya bedah sejarah lewat cerita seru, ulas opini berita dari kacamata orang awam, dan konsisten sharing ilmu dan loker valid. Yuk, mampir mengobrol!
Posting Komentar
Postingan Lebih Baru
Postingan Terbaru
Search
Menu
Theme
Share
Additional JS